Arab Badui

Kalau mendengar cerita arab badui yg kurang berpendidikan di zaman nabi ﷺ seringnya terkait etikanya yg kurang, cuek, ceplas ceplos dan berani ke nabi (seperti kurang hormat) dan bahkan yg epic adalah kisah seorang arab badui yg kencing di masjid.

Namun ada yg terlupakan bahwa keberanian dan ceplos ceplosnya arab badui kepada nabi ini sering "dimanfaatkan" oleh para sahabat. 

Para sahabat nabi adalah org2 yg terkenal sangat ihtirom (menghormati) nabi ﷺ, segan dan gak enakan karena wibawa nabi ﷺ yg luar biasa. Sering mereka merasa malu, segan, tercekat mulutnya saat ingin bertanya sesuatu terkait ajaran Islam pada nabi ﷺ. 

Nah kalau lagi mau bertanya, mereka terkadang minta ke org2 arab badui untuk bertanya 🤣😁. Beberapa inti ajaran Islam keluar dari mulut nabi dengan wasilah pertanyaan dari arab badui. Dan inti ajaran ini abadi bisa sampai pada kita sekarang ini. Betapa besar jasa arab badui pada kita 😇.

Para sahabat bahkan pernah memberikan hadiah bagi arab badui yg bertanya seperti di bawah ini. Hadiah buat mereka berupa makanan, pakaian atau sejumlah harta sebagai tanda terima kasih para sahabat tsb.

Salah satu screen pertanyaan arab badui yang diminta menjadi "perwakilan" para sahabat untuk bertanya adalah:

Diriwayatkan dalam Musnad Ahmad dan Sunan Abi Dawud, suatu hari para sahabat merasa segan atau malu untuk bertanya kepada Nabi ﷺ tentang sesuatu yang ingin mereka ketahui. Akhirnya, mereka melihat seorang Arab Badui dan meminta dia untuk menjadi perwakilan mereka dalam bertanya.

Orang Arab Badui itu pun maju dan bertanya kepada Rasulullah ﷺ:

"Wahai Muhammad, utusanmu datang kepada kami dan berkata bahwa engkau diutus oleh Allah."

Nabi ﷺ menjawab:

"Benar."

Lalu Arab Badui itu bertanya lagi:

"Siapa yang menciptakan langit?"

Nabi ﷺ menjawab:

"Allah."

Dia bertanya lagi:

"Siapa yang menciptakan bumi?"

Nabi ﷺ menjawab:

"Allah."

Kemudian dia bertanya:

"Siapa yang menegakkan gunung-gunung ini dan menjadikannya indah?"

Nabi ﷺ menjawab:

"Allah."

Setelah itu, Arab Badui itu berkata:

"Demi Tuhan yang menciptakan langit, bumi, dan gunung-gunung ini, apakah Engkau benar-benar utusan-Nya?"

Nabi ﷺ menjawab:

"Benar."

Lalu dia bertanya lagi:

"Utusanmu mengatakan kepada kami bahwa kami wajib salat lima waktu sehari semalam, apakah benar?"

Nabi ﷺ menjawab:

"Benar."

Dia bertanya lagi tentang zakat, puasa Ramadan, dan haji, dan setiap kali Nabi ﷺ selalu menjawab, "Benar."

Kemudian orang Arab Badui itu berkata:

"Demi Tuhan yang mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak akan menambah atau mengurangi dari apa yang engkau katakan."

Lalu dia pergi, dan Nabi ﷺ bersabda kepada para sahabat:

"Jika kalian ingin melihat seseorang dari penduduk surga, maka lihatlah orang itu." (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan An-Nasa'i)

Kisah dialog ini menunjukkan beberapa pelajaran penting:

  1. Keberanian dalam mencari ilmu – Arab Badui ini tidak ragu bertanya langsung kepada Nabi ﷺ.
  2. Kesederhanaan dalam beragama – Dia berpegang teguh pada ajaran dasar Islam tanpa menambah atau mengurangi.
  3. Kedermawanan para sahabat – Mereka menghargai keberanian orang Arab Badui dengan memberikan hadiah.

Terima kasih yaa arab badui yg anonymous 🙏 

screen pertanyaan arab badui dibantu chatgpt 


Comments

Popular posts from this blog

Patient Health Questionnaire (PHQ)

Work Stress Questionnaire (WSQ)